Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Melawi merupakan bagian dari jam’iyah Nahdlatul Ulama yang berkhidmat di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat.
Melalui Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Melawi, NU hadir sebagai wadah perjuangan dan pengabdian warga Nahdliyin dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dakwah, kaderisasi, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, kemanusiaan, serta berbagai bidang kehidupan masyarakat.
NU Melawi berkomitmen untuk terus menghadirkan khidmah yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, menjaga tradisi keislaman, memperkuat persaudaraan, merawat kerukunan, serta turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Nilai-Nilai Khidmah
Dalam menjalankan amanah organisasi, NU Melawi berpegang pada nilai-nilai dasar Nahdlatul Ulama, antara lain:
- Tawassuth, mengambil jalan tengah dan bersikap moderat.
- Tawazun, menjaga keseimbangan dalam kehidupan.
- Tasamuh, menghargai perbedaan dan mengembangkan toleransi.
- I’tidal, menegakkan keadilan dan proporsionalitas.
- Menjaga dan mengembangkan tradisi keislaman yang baik.
- Memperkuat persaudaraan sesama umat Islam, sesama warga bangsa, dan sesama manusia.
- Menjaga keutuhan dan kemajuan NKRI.
NU dalam Kehidupan Masyarakat Melawi
Sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, NU Melawi berupaya hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat secara nyata.
Khidmah tersebut diwujudkan melalui kegiatan keagamaan, pengajian, pendidikan, kaderisasi, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi umat, kepedulian kemanusiaan, serta berbagai kegiatan yang mendorong terciptanya masyarakat yang religius, harmonis, mandiri, dan berdaya.
NU Melawi juga mendorong terbangunnya kehidupan masyarakat yang rukun di tengah keberagaman. Upaya membangun kerukunan dan toleransi lintas agama pernah diwujudkan melalui kegiatan silaturahim lintas agama dan organisasi kemasyarakatan yang digelar di Graha Aswaja, Sekretariat PCNU Melawi.
Struktur Kewilayahan
PCNU Kabupaten Melawi merupakan struktur NU tingkat kabupaten yang mengoordinasikan khidmah organisasi di wilayah Kabupaten Melawi.
Di tingkat kecamatan, struktur tersebut dijalankan melalui Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Seiring perkembangan organisasi, wilayah khidmah NU di Kabupaten Melawi mencakup 11 kecamatan, yaitu:
- MWCNU Kecamatan Nanga Pinoh
- MWCNU Kecamatan Belimbing
- MWCNU Kecamatan Belimbing Hulu
- MWCNU Kecamatan Pinoh Selatan
- MWCNU Kecamatan Pinoh Utara
- MWCNU Kecamatan Sayan
- MWCNU Kecamatan Tanah Pinoh
- MWCNU Kecamatan Tanah Pinoh Barat
- MWCNU Kecamatan Ella Hilir
- MWCNU Kecamatan Menukung
- MWCNU Kecamatan Sokan
Sebagai catatan sejarah organisasi, Konferensi Cabang IV PCNU Kabupaten Melawi pada Januari 2023 tercatat diikuti oleh sembilan MWCNU, yaitu Nanga Pinoh, Belimbing, Belimbing Hulu, Pinoh Selatan, Pinoh Utara, Sayan, Tanah Pinoh, Ella Hilir, dan Sokan. Perkembangan organisasi selanjutnya mencakup wilayah Menukung dan Tanah Pinoh Barat sehingga cakupan kewilayahan NU Melawi saat ini mengikuti perkembangan struktur organisasi di Kabupaten Melawi.
Lembaga dan Badan Otonom
Dalam menjalankan berbagai program dan khidmah, PCNU Kabupaten Melawi didukung oleh perangkat organisasi berupa lembaga dan badan otonom NU.
Lembaga NU menjalankan fungsi tertentu sesuai bidang khidmahnya, sedangkan badan otonom menjadi bagian penting dalam pengembangan kader, pelayanan umat, serta penguatan organisasi berdasarkan kelompok dan bidang masing-masing.
Sinergi antara PCNU, MWCNU, ranting, lembaga, badan otonom, pesantren, madrasah, majelis taklim, serta warga Nahdliyin menjadi kekuatan utama dalam memperluas manfaat NU di tengah masyarakat.
Pendidikan dan Kaderisasi
Pendidikan dan kaderisasi merupakan bagian penting dalam keberlangsungan jam’iyah Nahdlatul Ulama.
NU Melawi terus mendorong lahirnya kader-kader yang memiliki pemahaman ke-NU-an, berkarakter, berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menjawab tantangan zaman.
Salah satu bentuk kaderisasi tersebut adalah Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU). PCNU Melawi telah melaksanakan PKPNU sebagai bagian dari upaya memperkuat kader dan memperluas gerakan jam’iyah di berbagai tingkatan.
Khidmah Sosial dan Kemanusiaan
Khidmah NU tidak terbatas pada kegiatan keagamaan. NU Melawi bersama lembaga dan badan otonomnya juga mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Gerakan kepedulian terhadap masyarakat, bantuan bagi warga yang membutuhkan, kepedulian terhadap korban bencana, pengelolaan zakat dan sedekah, serta berbagai bentuk pelayanan sosial menjadi bagian dari semangat khidmah untuk umat.
Pada berbagai momentum, unsur kepemudaan NU Melawi juga terlibat dalam kegiatan kemanusiaan. GP Ansor, PMII, IPNU, dan IPPNU, misalnya, pernah digerakkan dalam penggalangan bantuan bagi korban bencana melalui Satgas NU Melawi Peduli Bencana.
Menjaga Kerukunan dan Kebangsaan
NU Melawi berkomitmen untuk terus menjaga persaudaraan, toleransi, dan kerukunan masyarakat Kabupaten Melawi.
Nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah menjadi landasan dalam membangun kehidupan keagamaan yang moderat, ramah, dan menghargai keberagaman.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen NU untuk menjaga persatuan bangsa, memperkuat kehidupan masyarakat yang damai, serta menempatkan agama sebagai sumber kemaslahatan dan kebaikan bersama.
NU Melawi di Era Digital
Perkembangan teknologi informasi membuka ruang baru bagi organisasi untuk memperluas jangkauan dakwah, komunikasi, pelayanan, dan publikasi.
NU Melawi berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan informasi dan komunikasi organisasi.
Website numelawi.or.id menjadi salah satu ikhtiar tersebut.
Melalui website ini, NU Melawi menghadirkan ruang informasi digital yang memuat berbagai informasi organisasi dan kegiatan, antara lain:
- Berita dan warta NU Melawi
- Agenda kegiatan
- Profil organisasi
- Direktori lembaga NU
- Direktori badan otonom
- Kalender Hijriah
- Informasi keagamaan
- Dokumentasi kegiatan
- Informasi layanan dan program NU
- Berbagai publikasi dan informasi bermanfaat bagi warga Nahdliyin
Dengan demikian, digitalisasi bukan sekadar sarana publikasi, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang terbuka, adaptif, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat.
Bersama Menguatkan Khidmah
NU Melawi akan terus tumbuh bersama masyarakat dengan semangat menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat kaderisasi, dan memperluas kemanfaatan organisasi.
Dengan dukungan para ulama, kiai, pengurus, kader, badan otonom, lembaga, MWCNU, ranting, serta seluruh warga Nahdliyin, NU Melawi berikhtiar untuk terus memberikan kontribusi bagi kemajuan umat dan daerah.
