Warta

PCNU Melawi Perkuat Konsolidasi Dakwah, Siapkan LDNU Kecamatan dan Rintis NUMart

Kamis, 10 September 2026 | 17:30 WIB

NU Melawi | Penguatan gerakan dakwah dan konsolidasi organisasi menjadi perhatian Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Melawi. Hal tersebut mengemuka dalam rapat persiapan dan konsolidasi yang digelar Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Melawi di Darul Falah, kediaman Ustaz Ali Murtadha, Rabu (9/9/2026) malam.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari agenda yang sebelumnya disampaikan LDNU kepada jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Melawi. Dalam undangan, pertemuan diarahkan untuk membahas penguatan gerakan dakwah NU di tingkat kecamatan, persiapan pembentukan LDNU di seluruh kecamatan se-Kabupaten Melawi, serta persiapan pengembangan media digital NU.

Pertemuan dihadiri Rais Syuriah PCNU Kabupaten Melawi H. Imam Suparyo, Katib Syuriah Ustaz Ali Murtadha, Ketua Tanfidziyah H. Ropingi, Sekretaris PCNU Ustaz Wahib, Bendahara PCNU Ustaz Abdul Syukur, serta sejumlah pengurus LDNU PCNU Kabupaten Melawi.

LDNU Kecamatan Akan Dibentuk di Seluruh Melawi

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembentukan LDNU di seluruh kecamatan se-Kabupaten Melawi. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat jaringan dakwah NU agar tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten, tetapi memiliki penggerak yang lebih dekat dengan masyarakat di masing-masing kecamatan.

Pembentukan LDNU Kecamatan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026 pukul 19.30 WIB, bertempat di Lepung Kurnia. Kegiatan tersebut akan menghadirkan masing-masing Ketua MWCNU dan Ketua LDNU Kecamatan sebagai bagian dari konsolidasi awal dan penguatan jaringan dakwah NU di tingkat kecamatan.

Melalui pembentukan tersebut, LDNU Kecamatan diharapkan tidak berhenti sebagai struktur organisasi, tetapi mampu menjadi wadah dan penggerak kegiatan dakwah di wilayah masing-masing. Keberadaannya juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara LDNU dengan MWCNU, lembaga, badan otonom, para dai, ustaz, serta elemen NU lainnya.

Baca juga  Melawi Tutup Kegiatan Harlah dengan Istighotsah

Penguatan LDNU di tingkat kecamatan juga menjadi bagian dari respons terhadap kebutuhan dakwah yang semakin berkembang, terutama dakwah kepada generasi muda. Kehadiran wadah dakwah yang terorganisasi diharapkan mampu membuka ruang pembinaan yang lebih dekat, relevan, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Website PCNU Melawi Disiapkan sebagai Media Digital

Rapat juga membahas pengembangan website PCNU Kabupaten Melawi, numelawi.or.id. Kehadiran website ini menjadi salah satu langkah PCNU Melawi dalam memperkuat komunikasi dan publikasi organisasi di era digital.

Website tersebut diharapkan dapat menjadi media resmi untuk menyampaikan informasi kegiatan PCNU, lembaga dan badan otonom, sekaligus menjadi ruang publikasi berbagai aktivitas ke-NU-an di Kabupaten Melawi.

Pengembangan media digital dinilai penting seiring perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Dakwah, informasi organisasi, dokumentasi kegiatan, dan berbagai gagasan NU perlu hadir di ruang digital agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya kalangan generasi muda.

Pengembangan website ini juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun ekosistem digital NU Melawi yang lebih terintegrasi. Dalam agenda rapat sebelumnya, pengembangan media digital memang ditempatkan sebagai salah satu bagian dari penguatan gerakan dakwah dan publikasi NU.

PCNU Melawi Rintis NUMart

Selain agenda dakwah dan digitalisasi, rapat tersebut juga membahas salah satu program PCNU Kabupaten Melawi di bidang kemandirian ekonomi, yakni rencana pembentukan unit usaha NU yang diberi nama NUMart.

Gagasan NUMart disampaikan oleh Bendahara PCNU Kabupaten Melawi sebagai langkah awal untuk membangun unit usaha yang diharapkan dapat mendukung kemandirian ekonomi organisasi.

Gagasan tersebut langsung mendapat respons dari peserta rapat. Sebagai langkah awal, terkumpul dana sebesar Rp11 juta dari 11 orang yang hadir, dengan masing-masing memberikan kontribusi sebesar Rp1 juta.

Baca juga  Melawi Tutup Kegiatan Harlah dengan Istighotsah

Dana awal tersebut menjadi modal untuk memulai proses perintisan NUMart. Adapun bentuk usaha, mekanisme pengelolaan, struktur manajemen, serta pengembangan unit usaha selanjutnya akan dibahas lebih lanjut oleh PCNU Kabupaten Melawi.

NUMart diharapkan dapat menjadi salah satu embrio usaha PCNU Melawi yang dikelola secara profesional dan dikembangkan secara bertahap. Kehadirannya menjadi bagian dari ikhtiar PCNU untuk membangun kemandirian organisasi melalui penguatan sektor ekonomi.

PCNU Melawi Juga Akan Menggelar Maulid Nabi

Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu momentum untuk memperkuat silaturahmi warga NU sekaligus menghidupkan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Namun demikian, waktu pelaksanaan Maulid Nabi belum ditentukan dan masih akan dibahas serta disepakati lebih lanjut.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar konsolidasi organisasi tidak hanya berorientasi pada aspek kelembagaan dan pengembangan program, tetapi juga tetap bertumpu pada kegiatan keagamaan dan dakwah yang menjadi ruh gerakan Nahdlatul Ulama.

Menuju Gerakan NU yang Lebih Terorganisasi

Rangkaian agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut menunjukkan adanya upaya untuk memperkuat NU Melawi melalui beberapa jalur sekaligus: penguatan struktur dakwah di tingkat kecamatan, pengembangan media digital, dan perintisan kemandirian ekonomi organisasi.

Bagi LDNU, pembentukan LDNU Kecamatan menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan gerakan dakwah. Dengan hadirnya pengurus di tingkat kecamatan, kegiatan dakwah diharapkan dapat lebih terorganisasi dan mampu merespons kebutuhan masyarakat setempat.

Sementara bagi PCNU, pengembangan website numelawi.or.id menjadi langkah menuju penguatan komunikasi organisasi di ruang digital. Website diharapkan menjadi salah satu pintu masuk masyarakat untuk mengenal aktivitas NU Melawi sekaligus memperoleh informasi mengenai berbagai kegiatan ke-NU-an.

Baca juga  Melawi Tutup Kegiatan Harlah dengan Istighotsah

Adapun rintisan NUMart menjadi langkah awal di bidang ekonomi. Modal awal sebesar Rp11 juta yang dihimpun dari 11 orang peserta rapat menunjukkan adanya semangat untuk memulai program kemandirian tersebut secara nyata.

Ketua LDNU PCNU Kabupaten Melawi, Faisol Abdurrahman, S.Kom.I, menyampaikan bahwa berbagai agenda tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh unsur NU. Penguatan dakwah tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan keterlibatan struktur NU, lembaga, badan otonom, para dai, kader, dan warga Nahdliyin.

Karena itu, pembentukan LDNU Kecamatan pada 19 September mendatang diharapkan menjadi momentum konsolidasi yang mempertemukan MWCNU dan LDNU Kecamatan dari seluruh wilayah Kabupaten Melawi. Dari forum tersebut diharapkan lahir langkah konkret untuk menggerakkan dakwah NU secara lebih terstruktur.

Pada akhirnya, rangkaian ikhtiar tersebut diarahkan pada satu tujuan: menjadikan NU semakin hadir di tengah masyarakat. Dakwah diperkuat dari tingkat kecamatan, komunikasi diperluas melalui ruang digital, sementara kemandirian ekonomi mulai dirintis melalui NUMart.

Dengan langkah tersebut, PCNU Kabupaten Melawi bersama seluruh lembaga dan badan otonom diharapkan dapat terus membangun organisasi yang semakin kuat, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berakar pada tradisi dan nilai-nilai Nahdlatul Ulama.